Mobil Murah

Mobil murah di Indonesia selalu menjadi primadona dalam penjualaannya. Hal ini terbukti sukses dengan gebrakan mobil murah pertama oleh Suzuki dengan nama Suzuki Karimun yang memiliki model yang sangat unik pada masanya. Hingga pada saat peluncurannya diikutilah oleh model-model mobil Korea yang denganj Kia Visto dan Hyundai Atoz yang menjadi pintu kedatangan otomotif korea di Indonesia.

Toyota dan Daihatsu yang sudah menjadi satu grup pada tahun 2002 memiliki ketertarikan untuk bermain di ranah mobil murah. Namun mobil murah yang mereka desain tidak seperti mobil murah pada umumnya yang indentik dengan kendaraan kecil, muat 5 penumpang dan memiliki mesin berkapasitas 1.000 c. Toyota dan Daihatsu meracik mobil murah Dengan nama Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

Terbukti mobil tersebut sangat laris dipasaran dan mampu menduduki peringkat mobil terbanyak yang digunakan di Indonesia. duo avanza xenia sebagai mobil murah dibekali mesin dengan kapasitas yang mumpuni yaitu 1.300 cc dengan teknologi injeksi elektronik dan vvt-i. memuat 7 penumpang dan model yang dinamis. Hal ini yang menjadi daya tarik utama masyarakat Indonesia yang membutuhkan mobil keluarga serbaguna. Apalagi harga pertama kali ketika diluncurkan hanya sebesar Rp. 89.000.000,- rupiah Untuk Avanza tipe E dan 99.000.000,- Untuk Avanza tipe G manual yang sudah dilengkapi dengan double blower. Harga Xenia yang memiliki brand Daihatsu dijual lebih murah lagi.

Dengan larisnya Toyota Avanza dan Xenia sebagai mobil niaga murah, rupanya Suzuki juga tidak mau kalah dengan meluncurkan Suzuki APV yang memiliki bodi dan cc mesin lebih besar. Namun meskipun sama-sama memiliki harga yang murah dan fungsi yang sama. APV tidak begitu sukses karena memiliki segmen yang berbeda dan kurang menarik untuk dipakai sehari-hari karena modelnya yang kurang menarik.

Di sisi bisnis rental mobil pun ikut terkena dampaknya, Sebelum kehadiran Avanza dan Suzuki APV, Toyota Kijang selalu menjadi primadona penyewaan mobil terutama di Jakarta. Kini Kijang Innova dinilai terlalu mahal dan mewah untuk digunakan armada rental mobil.

Hingga saat ini. Mobil murah masih menjadi idaman setiap masyarakat Indonesia. Apalagi dengan dibukanya segmen baru antara small city car dan hatchback yang terdapat gap lumayan besar antara city car 1.000 cc dan 1.500 cc dengan hadirnya Nissan March yang memiliki kapasitas mesin 1.200 cc 3 silinder segaris. Suzuki juga mengikuti jejak sukses March dengan meluncurkan Splash, dan konon Toyota dan Honda juga sudah menyiapkan Toyota Liva dan Honda Brio yang sama memiliki mesin 1.200 cc.

Untuk pasar masa depan, Posisi mobil murah sudah semakin berubah akibat inflasi dan teknologi yang semakin berkembang. Nantinya siapakah yang akan menjadi raja dalam pasar mobil murah Indonesia?