Tips Mengemudi di Kala Hujan

Mengemudi di kala hujan bukan perkara sepele, karena kemungkinan terjadinya kecelakaan di kala hujan akan meningkat hingga 100% dibandingkan dengan mengemudi di cuaca cerah. Apalagi jika kita mengingat kecelakaan beruntun yang menimpa warga Stuttgart Jerman yang menewaskan lebih dari 30 orang dalam kecelakaan maut tersebut. Autonet Rent Car memiliki beberapa tips untuk mengemudi di kala hujan.

1. Pastikan wiper anda bekerja dengan baik.
Wiper adalah elemen penting dalam menjaga pengelihatan anda tetap awas selama mengemudi di kala hujan. Perhatikan karet wiper anda, jika karet wiper anda kurang begitu baik atau lebih dari satu tahun belum anda ganti, sebaiknya segera ganti, dan belilah karet wiper yang berkualitas. Karena karet wiper yang tidak berkualitas akan lebih cepat rusak dan tidak begitu bersih menyapu air dari kaca mobil kesayangan anda. Perhatikan juga mekanisme dan kecepatan wiper. Jika anda menyewa mobil di Autonet Rent Car, kami akan memberikan mobil dengan kondisi wiper yang sehat.

2. Nyalakan lampu
Meskipun cuaca masih terang, usahakan untuk menyalakan lampu kendaraan anda. Jika hujan terlampau deras, usahakan untuk menyalakan lampu hazard saat hujan sangat lebat.

3. Jaga jarak
Pada saat hujan, kemampuan pengereman kendaraan tentunya akan berkurang drastic karena kondisi jalan yang licin oleh air. Usahakan menjaga jarak antara kendaraan depan lebih renggang lagi untuk mencegah terjadinya tabrakan jika mobil depan melakukan panic braking. Untuk lebih amannya lagi gunakanlah mobil yang sudah dilengkapi dengan teknologi pengereman dengan ABS dan EBD untuk mencegah terjadinya slip karena roda yang terkunci. Sedangkan untuk anda yang menggunakan mobil tanpa ABS usahakan untuk mengerem dengan lembut agar ban tidak terkunci.

4. Kondisi Ban
Kondisi ban yang gundul amat berbahaya jika anda menggunakannya pada saat hujan, terutama jika anda menggunakannya di jalan tol. Namun jika anda terpaksa harus berkendara saat hujan dengan kondisi ban yang tidak prima. Usahakan gunakan kecepatan serendah mungkin untuk mencegah hal-hal yang tidak dinggingkan. Juga hindari manuver yang terlampau ekstrim.

5. Hindari jalanan tergenang
Jalan yang tergenang dengan air sebaiknya anda hindari, karena cipratan air akan masuk ke dalam ruang mesin dan kolong mobil. Jika anda terpaksa untuk melewatinya usahakan untuk melewatinya dengan kecepatan yang sangat rendah. Karena cukup berbahaya baik bagi kelistrikan mobil dan sistem pengapian kendaraan jika cipratan air masuk ke dalam mesin mobil.

6. Pastikan mesin anda dalam keadaan prima

Jika anda memiliki mobil yang cukup berumur, usahakan untuk mengecek mesin secara rutin agar tidak terjadi kerenggangan komponen yang dapat menyebabkan masuknya air ke dalam kinerja mesin.